Apa Pengertian DDOS ATTACK ? | Info Hack DDOS

Pengertian DDOS (Deniel OF Service) Dalam Bahasa Programming

Keyword :

Pengertian DDOS, DDOS Attack , Serangan Ddos, Deniel Of Service, Serangan Program Mematikan

DDOS adalah suatu serangan yang tujuannya adalah mencegah pengguna yang sesungguhnya menikmati layanan yang diberikan server. Server sesuai namanya adalah pelayan yang harus selalu siap melayani permintaan pengguna, yang umumnya beroperasi 24 jam tanpa henti. Contohnya adalah web server yang bertugas melayani pengunjung web menyediakan informasi dalam bentuk halaman html. Dalam kondisi normal, pengunjung dapat meminta resource dari web server untuk ditampilkan dalam browsernya, namun bila web server terkena serangan DoS maka pengunjung tidak bisa menikmati layanan web server.

DDOS ini merupakan serangan yang paling mematikan, bahkan dapat memusnahkan jejaring sosial seperti facebook sekalipun.

Terkait : Apa Itu Hacking?

Ada 2 cara melakukan Serangan DOS (DDOS)

1. DDOS dengam mematikan Server (KILL THEM !!)

Telepon umum adalah target serangan Cara DoS ini yang biasa terjadi, dimana-mana kita menemukan telpon umum yang rusak karena serangan DoS seperti membanting gagang telpon, mencabut kabel, memecahkan LCD dan aksi-aksi lainnya.

Tujuan serangan ini adalah membuat server shutdown, reboot, crash, “not responding”. Jadi serangan ini menghasilkan kerusakan yang sifatnya persisten artinya kondisi DoS akan tetap terjadi walaupun attacker sudah berhenti menyerang, server baru normal kembali setelah di-restart/reboot.

Bagaimana cara serangan DoS ini dilakukan? Serangan ini dilakukan dengan meng-exploit bug/vulnerability pada server. Kata kunci pada vulnerability jenis ini biasanya adalah “specially/carefully crafted packet/request”, yang artinya paket yang dirancang khusus. Kenapa dirancang khusus? Sebab dalam paket itu mengandung sifat tertentu yang membuat server mati ketika mengolah paket khusus itu.

Terkait : Beberapa Cara Hacker Melakukan Hacking

Mari kita perhatikan beberapa contoh vulnerability yang berakibat pada DoS attack:

*.Ping of Death ( CA-1996-26)

Ini adalah jenis bug yang sudah sangat tua.

*.MySQL IF Query DoS ( SA25188)

Bug ini akan membuat mysql server menjadi crash hanya dengan mengirim sql khusus yang mengandung fungsi IF() contohnya: “SELECT id from example WHERE id IN(1, (SELECT IF(1=0,1,2/0)))”. Ini juga jenis serangan “one shot one kill”.

*.Cisco Global Site Selector DNS Request Denial of Service ( SA33429)

Bug ini membuat DNS server Cisco mati dengan mengirimkan beberapa “specially crafted” paket request DNS dalam urutan tertentu.

Terkait : Macam-macam Kejahatan Dalam Dunia Maya

DoS dengan Menyibukkan Server: Make Them As Busy As Possiqqble!

Pada waktu menjelang lebaran kita sering merasa begitu sulit mengirim sms, bahkan sering terjadi gagal kirim. Begitu juga ketika berlangsung acara kuis di TV, mengelpon ke nomor untuk menjawab kuis terasa begitu sulit. Hal ini terjadi karena ada begitu banyak orang yang mengirim sms pada saat lebaran dan menelpon pada waktu kuis sehingga membuat jaringan telekomunikasi menjadi begitu sibuk sampai tidak bisa melayani pengguna lain. Peristiwa itu mirip dengan yang terjadi ketika sebuah server mendapat serangan denial of service.

DoS yang terjadi pada peristiwa tersebut bukan jenis DoS yang mematikan server, namun jenis DoS yang menyibukkan server.

Jenis DoS ini bersifat sementara, server akan kembali normal bila attacker berhenti mengirimkan request yang membuat sibuk server.

DoS jenis ini terbagi lagi menjadi 2 jenis berdasarkan cara melakukan serangan:

.Exploiting vulnerability: Menyerang dengan malicious request/packet

.No vulnerability exploitation: Menyerang dengan normal request/packet

Pengertian Cracker!

Kesimpulan

Denial of service adalah serangan yang membuat server tidak bisa melayani pengguna yang sesungguhnya. Berikut adalah jenis-jenis serangan DoS berdasarkan cara melakukan serangan:

*.Mematikan Server: one shot, one kill untuk membuat server menjadi crash, hang, reboot.

*.Menyibukkan Server: mengirim banyak sekali request untuk membuat server sibuk.

*.Exploiting bug: mengirim banyak specially crafted request. Jumlah request tidak sebanyak jenis DoS yang menyibukkan server dengan normal request.

*.Normal request: mengirim banyak request normal seperti pengguna biasa. Diperlukan jumlah request yang lebih banyak dibandingkan jenis DoS yang menyibukkan server dengan exploit bug. Biasanya menggunakan botnet secara terdistribusi.

Terkait : Cara Membuat Web Phising

Tinggalkan Balasan